Model Komunikasi Virtual

Model Komunikasi Virtual

Komunikasi virtual adalah proses penyampaian pesan yang dikirimkan melalui internet atau cyberspace. Komunikasi virtual bisa dikatakan berkomunikasi melalui dunia maya. Dalam model komunikasi virtual contohnya adalah seperti chating, browsing, dan email melalui internet. Komunikasi virtual (virtual communications) sering disalahpahami sebagai “alam maya” namun sebenarnya keberadaan system elektronik itu sendiri adalah konkrit di mana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan representasi informasi digital yang bersifat diskrit. Internet merupakan media komunikasi yang sangat efektif bagi umat manusia di dunia. Layanan yang ditawarkan juga beragam. Kita dapat menikmati fasilitas-fasilitas seperti e-mail, chatting (mIR Chat) dan web.

CHATING

Makna chating adalah synchronous chats (ngobrol bareng) melalui internet, untuk menggunakan layanan ini pengguna cukup mndaftar ke server MIRC atau Yahoo Messanger (YM). Chatting dapat dilakukan dengan dua orang atau lebih pada saat on line yang berada pada chat room. Dengan chatting kita dapat melihat wajah orang yang baru kita kenal apa bila computer kita dilengkapi dengan camera, sehingga dengan webcam kita dapat berinteraksi secara tatap muka dengan orang tersebut. Kelebihan :  dapat berinteraksi secara tatap muka, dengan webcam  feedback dapat langsung dirasakan, feedback berulang-ulang (direct feed back synchronous)  bebas berinteraksi  dapat berinteraksi dengan banyak orang di seluruh dunia  komunikasi yang terjalin dapat berlanjut Kekurangan :  komunikasinya bersifat tertutup  bentuk pesan tergantung pengirim dan maknanya terkadang susah dipahami oleh penerima  bahasa yang digunakan, pengetahuan semantic, budaya serta etika dapat menjadi kendala dalam melakukan interaksi chatting.  Hambatan teknis, seperti disconnect ataupun server down, yang tidak memungkinkan computer yang digunakan terkoneksi dalam jaringan internet. Konsep : Chatting sama saja dengan mengobrol, percakapan antara dua orang atau lebih. Chatting sama saja kita berpetualang melalui dunia maya.

E-Mail

Fasilitas ini digunakan untuk berkomunikasi antar pengguna internet melalui surat elektronik. Surat dalam bentuk file yang bisa dibaca melalui computer. Pengguna internet yang ingin menggunakan layanan ini trlebih dahulu registrasi pada layanan server e-mail (yahoo, plasa) setelah terdaftar pengguna akan mendapatkan user name berikut password nya. Password dan user name adalah kunci untuk masuk pada layanan ini. Kelebihan :  Proses komunikasinya bersifat terbuka, artinya pengirim dan penerima pesan memiliki kepentingan yang sama.  Email paling banyak digunakan  Murah dan cepat  Memungkinkan berhubungan dengan siapa saja pengguna internet  Kita dapat mengirimkan pesan dan lampiran yang sama ke beberapa alamat sekaligus dalam waktu yang bersamaan. Kekurangan :  feedback tertunda, di mana meskipun pesan dikirim langsung oleh pengirim, namun pesannya tidak langsung dapat diterima dan feedback-nya tidak dapat langsung dikirimkan kepada pengirim. Penerima harus melakukan connection untuk bisa menjawab pesan yang dikirim oleh pengirim.  Penyampaian pesan antara sender dan recipient tergantung pada prinsip-prinsip semantic.  Pengirim dan penerima pesan pada umumnya sudah saling mengenal.  Memungkinkan terjadinya salah persepsi dan pemberian makna pada pesan yang diterima karena tidak terdapatnya petunjuk linguistic ataupun petunjuk prosemik (tinjauan psikologis).

WEB-SITE

Layanan ini menyediakan informasi yang dapat diakses dan ditampilkan secara langsung di computer dengan menggunakan protocol HTTP dan program aplikasi browser internet. Secara teknis, websites adalah sebuah system di mana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain yang tersimpan dalam sebuah internet webserver dipresentasikan dalam bentuk hypertext. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk memasang informasi secara on line dan bersifat virtual (maya) yang memiliki kaitan (link) informasi yang tidak terbatas

Kelebihan Komunikasi Virtual

1. Sebagai media komunikasi interaktif Feedback yang terjadi dalam komunikasi interaktif terjadi langsung dari komunikannya 2. Memecahkan persoalan materialisme, dan konsumenisme. Lewat komunikasi virtual kita bisa mengetahui semua yang ada di dunia ini dengan melalui internet, jika kita menginginkan sebuah gambar tokoh artis pujaan kita, kita tidak lagi susah-susah untuk membeli atau mencarinya karena kita bisa mendapatkan secara gratis melalui internet. 3. Mengurangi persoalan AIDS/HIV Melalui internet kita bisa memuaskan hasrat seks kita tanpa adanya ketakuatan terkena virus-virus seksual. 5. Mengurangi konflik sosial, ekonorni den politik. Walaupun dalam dunia maya kita bisa berinteraksi dengan kebudayaan lain dann bisa menimbulkan suatu konflik tapi di sini kemungkinan munculnya konflik sangatlah sedikit. 6. Terbebas dan ‘urban decay’ dan ‘social disintegration’. Persoalan kemacetan, kepadatan penduduk, sampah, merupakan persoalan kota besar yang dapat dikurangi bila sebagian kehidupan fisik dialihkan ke dalarn kehidupan virtual. 7. Memecahakan persoalan kebebasan dan demokrasi. Cyberspace menjadi sebuah ‘public sphere’ yana ideal, yang tidak dapat ditemukan di dalam kehidupan nyata. Kekurangan Model Komunikasi Vrtual 1. Pengguna internet yang terlalu berlebihan akan menjadi over dan kemungkinan menjadikan dunia maya menjadi suatu penyalur hasrat dan aka menjadi hyper. 2. cyberspace menjadi penyalur hasrat seks, kejahatan, sadisme, kedangkalan. 3. cyberporn, menjadi persoalan masa depan karena cyberspace yang tanpa identitas. 4. cybespace menajdi ajang kebrutalan semiotic. Model Komunikasi Klasik Model komunikasi klasik adalah model komunikasi yang menggunakan seperti media massa seperti koran, televisi, radio, ataupun film. Model komunikasi klasik biasanya terjadi dua arah.

Kelebihan Model komunikasi klasik

adalah model komunikasi dua arah berhadapan langsung antara komunikator dan komunikannya 1. Model ini sebenarnya mempunyai banyak kelebihan seperti halnya penyempian pesan yang terkandung mudah di pahami dan bisa di pakai oleh semua khalayak. 2. Bisa di pakai semua khalayak, baik dari kalangan bawah ataupun kalangan yang atas. 3. Tidak adanya masuakan seperti arus global ataupun budaya asing.

Kekurangan Model Komunikasi klasik

1. Pada era media elektronik, masyarakat menjadi pemalas karena hanya menonton televisi yang penuh dengan hiburan. 2. Munculnya rasa konsumerisme karena pengaruh tayangan-tayangan yang sangat mempengaruhi masyarakat. 3. Pesan yang disampaikan oleh komunikator tidak akan tersampaikan kepada komunikan apabila terjadi noise yang cukup hebat. 4. Tidak secanggih dan semutakhir komunikasi virtual

KOMUNITAS VIRTUAL

Sekelompok manusia yang mempunyai hobi yang sama yaitu, masuk dalam dunia maya dan di dalam komunitasnya tersebut mempunya kepentingan yang sama antar beberapa pengguna layanan internet ini. Biasanya komunitas virtual adalah mereka-mereka yang benar-benar berinteraksi malalui ruang maya baik melalui email, chating, website, ataupunyang sedang marak akhir- akhir ini yaitu pengguna friendster. Para pengguna friendster merasa mempunyai dunia ke dua setelah dunia nyata, yaitu dunia maya melalui sebuah komunitas virtual. Dalam komuniats viertual nilai-nilai kesopanan di nomor duakan dan hal ini mengakibatkan munculnya kriminalitas melalui cyberspace. Komuniats viertual bertujuan untuk hiburan saja. Pada komunitas virtual memungkinkan para penggunanya ketergantungan dan berperilaku konsumtif, selain itu anggota komunitas virtual sulit diketahui identitasnya karena para cyber ( sebutan pengguna layanan virtual dalam komuniats virtual) menyembunyikan identitasnya. Komuniats virtual biasanya tergabung dalam wadah tertentu untuk menikmati layanan-layanan virtual, seperi friendster adalah salah satu wadah komuniats iniyang bisa melihat wajah ataupun profil, tapi tidak menutup kemungkinan pengguna friendster memalsukanfoto, nama, ataupun identitas pribadinya.

KOMUNITAS SOSIOLOGIS

Komunitas sosiologis adalah cara berinteraksi di lingkungan sosial masyarakat. Bukannya melalui dunia maya tapi komunitas sosiologis benar- bener interaksi di dunia nyata dan memperoleh feddback secaralangsung. Komuniats sosiologis betujuan demi keakrapan antar makhluk sosial dan untuk berinteraksi secara nyata. komunitas sosiologis juga masi mengusung nilai-nilai kesopanan dan nilai moral, apalagi komunitas sosiologis yang ada di indonesia. Identitas komuniatas ini jelas karena komunitas sosiologis adalah komuniats nyata, dapaun feddback dalam komuniatas ini yaitu, terjadi secara langsung. Noise yang ada dalam komuniats sosiologis adalah seperti perbedaan persepsi dan faham anatara komunikator dan komunikannya.

~ oleh pewexgombel pada Juli 2, 2008.

Satu Tanggapan to “Model Komunikasi Virtual”

  1. Hi..
    Boleh aku copy artikel mu ini sebagai bahan thesis ku ?? Tapi aku butuh info juga dari mu. Jadi boleh aku kirim e-mail / Ym ke pada mu ??
    Thanks..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: